Masyarakat dan Demokrasi

 


Masyarakat dan Demokrasi

Kehidupan demokrasi dalam masyarakat itu sangat penting untuk dapat terciptanya kehidupan bersama yang nyaman. Masyarakat mempunyai masalah-masalah yang harus dihadapi dan dimusyawarahkan bersama. Keputusan-keputusan penting diambil melalui pembicaraan bersama. Dengan demokrasi kemungkinan terjadinya konflik antar warga masyarakat dapat ditekan.

1. Masyarakat

Kata masyarakat berasal dari Bahasa Arab “syaraka” yang artinya ikut serta, berpartisipasi, atau “musyaraka”, yang artinya saling bergaul. Dalam bahasa Inggris, dipakai istilah “society”. Kata tersebut berasal dari bahasa Latin “socius”, yang artinya kawan. Pendapat lainnya juga dijelaskan oleh Abdul Syani, bahwa kata masyarakat berasal dari bahasa Arab, yaitu “musyarak”, yang artinya bersama-sama. Kemudian, kata tersebut berubah menjadi kata masyarakat, yang artinya berkumpul bersama, hidup bersama dengan saling berhubungan dan saling memengaruhi. Akhirnya, disepakati menjadi kata masyarakat (bahasa Indonesia). Masyarakat terdiri dari berbagai lapisan sosial yang di dalamnya terdapat beragam kelas sosial, status sosial, dan strafikasi sosial. Hal ini menjadi pemicu lahirnya implikasi positif dan negatif untuk kelangsungan kehidupan masyarakat sendiri.

·         Definisi Masyarakat Menurut Ahli

1.     1. Emile Durkheim mendefinisikan masyarakat sebagai kenyataan objektif kumpulan individu sebagai struktur yang saling membutuhkan, karenanya masyarakat dianggap sebagai sesuatu yang sakral.

2.      2. Karl Marx, memandang masyarakat senantiasa terdiri atas dua kelas yang saling bertentangan

3.      3. Auguste Comte (1896), masyarakat merupakan kelompok makhluk hidup dengan realitas baru yang berkembang menurut pola perkembangan tersendiri. Masyarakat dapat membentuk kepribadian yang khas bagi manusia, sehingga manusia dengan sendirinya bertalian secara golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, yang mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lainnya.

4.      4. Koentjaraningrat mendefinisikan masyarakat sebagai satu kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu Sosiologi Perkotaan 15 sistem adat-istiadat tertentu yang bersifat kontinu dan terikat oleh rasa identitas bersama.

A. Manusia Hidup Bermasyarakat

Ibnu Khaldun memberikan alasan bahwa manusia hidup secara bersama karena tiga alasan, yaitu alasan ekonomi, alasan keamanan, dan alasan otoritas. Sedangkan Murtadha Mutahari menjelaskan teori tentang mengapa manusia ingin hidup secara bersama, yaitu :

1.      1. Manusia bersifat kemasyarakatan, kebutuhan, keuntungan, kepuasan, karya dan kegiatan manusia pada hakikatnya bersifat kemasyarakatan, dan sistem kemasyarakatan akan tetap maujud selama ada pembagian kerja, pembagian keuntungan, dan rasa saling membutuhkan satu sama lainnya.

2.      2. Manusia terpaksa bermasyarakat, seperti suatu fakat bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, maka tiap manusia harus bermasyarakat.

3.      3. Manusia bermasyarakat berdasarkan pilihannya, kehidupan bermasyarakat akan ditentukan juga oleh tiap manusia.

B. Faktor Pembentuk unsur Bermasyarakat

1.      1. Manusia hidup secara bersama

Kehidupan bersama ditandai dengan hidup secara berkelompok, dalam wilayah atau tempat yang sama dan bersatu serta saling melindungi dan memelihara agar terjalin dan terjaga kebersamaan. Kebersamaan adalah fitrah manusia. Sebaliknya, kesendirian manusia adalah kehancuran bagi keberadaan dirinya sebab diri manusia adalah kumpulan potensi yang harus dikembangkan dan ditumbuhkan di tengah-tengah kumpulan manusia lain. Dengan kesendirian, potensi itu akan mati dengan sendirinya. Dengan demikian, manusia tidak dapat hidup dengan menyendiri.

2.      2. Bercampur dalam waktu yang cukup lama

Proses menjadi kesatuan manusia membutuhkan waktu yang cukup lama. Salah satunya diawali tumbuhnya keluarga. Oleh karena itu, keluarga dianggap sebagai satuan masyarakat primer atau unsur utama. Dari unsur utama atau masyarakat primer.

3.      3. Satu kesatuan

Manusia mempunyai naluri hidup untuk berkawan. Keinginan hidup bersama dan berkelompok dibangun dalam rangka menjaga kesatuan dan keutuhan di antara mereka. Untuk keutuhan kelompoknya, manusia senantiasa menghindari pertikaian atau permusuhan di antara sesama.

2. Demokrasi

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos” dan “Kratos”. Demos bermakna rakyat atau khalayak, sementara Kratos bermakna pemerintahaan. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang mengijinkan dan memberikan hak, kebebasan kepada warga negaranya untuk berpendapat serta turut serta dalam pengambilan keputusan di pemerintahan.

·         Definisi demokrasi menurut para ahli :

1.      1. Ir. Soekarno, menurut Soekarno demokrasi adalah suatu "pemerintahan rakyat". Bagi Soekarno, demokrasi adalah suatu cara dalam membentuk pemerintahan yang memberikan hak kepada rakayat untuk ikut serta dalam proses pemerintahan.

2.    2. Aristoteles, menurut Aristotales prinsip demokrasi adalah kebebasan, karena hanya melalui kebebasanlah setiap warga negara bisa saling berbagi kekuasaan di dalam negaranya.

3.    3. Haris Soche, Demokrasi sebagai bentuk pemerintahan rakyat, karenanya dalam kekuasaan pemerintahan terdapat porsi bagi rakyat atau orang banyak untuk mengatur, mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaan orang lain atau badan yang bertanggung jawab memerintah.

4.      4. John L Esposito, Pada Sistem Demokrasi semua orang berhak berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu, tentu saja dalam lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

A. Tujuan Demokrasi

1. Kebebasan Berpendapat, Tujuan demokrasi adalah memberi kebebasan dalam berpendapat dan berekspresi. Negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi, dimana rakyatnya memiliki kebebasan untuk memberikan pendapat dan menyuarakan aspirasi dan ekspresi mereka.

2. Menciptakan Keamanan dan Ketertiban, Demokrasi bertujuan menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman di lingkungan masyarakat. Demokrasi akan menjamin hak-hak setiap warga negara dan mengedepankan musyawarah untuk memecahkan solusi bersama agar terjalin keamanan bersama di lingkungan masyarakat.

3. Mendorong Masyarakat Aktif dalam Pemerintahan, Demokrasi mengedepankan kedaulatan rakyat, sehingga rakyat akan dilibatkan dalam setiap proses pemerintahan, mulai dari pemilihan umum secara langsung hingga memberi aspirasi terkait kebijakan publik. Rakyat yang didorong aktif terlibat dalam bidang politik guna memajukan kinerja pemerintahan negara tersebut.

4. Membatasi Kekuasaan Pemerintahan, Artinya rakyat berhak memberi aspirasi dan kritik pada pemerintahan. Sistem pemerintahan demokrasi juga bertujuan membatasi kekuasaan pemerintahan, agar tidak menimbulkan kekuasaan absolut atau diktator.

B. Macam-Macam Demokrasi

1. Demokrasi Parlementer, Demokrasi Parlementer adalah demokrasi yang memberi lebih banyak kekuatan kepada legislatif atau disebut juga dengan demokrasi parlementer. Pihak eksekutif memperoleh hak kekuasaan atas demokrasinya hanya dari legislatif, yaitu parlemen. Contoh negara yang menganut sistem pemerintahan parlementer adalah Inggris, Jepang, Malaysia, Singapura, dan sebagainya.

2. Demokrasi Langsung, Demokrasi langsung atau demokrasi murni merupakan jenis demokrasi dimana rakyat lah yang memiliki kekuasaan secara langsung tanpa perwakilan, perantara atau majelis parlemen. Demokrasi ini membutuhkan partisipasi luas dalam politik.

3. Demokrasi Tidak Langsung, Demokrasi tidak langsung adalah ketika rakyat dapat memilih siapa yang akan mewakili suara mereka di parlemen. Demokrasi ini merupakan bentuk demokrasi paling umum di seluruh dunia. Penekanannya terletak pada perlindungan hak-hak tidak hanya pada mayoritas rakyat di negara bagian, tapi juga minoritas.

4. Demokrasi Pancasila, Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi yang saat ini berlaku di Tanah Air. Demokrasi yang bersumber pada nilai-nilai sosial budaya bangsa serta berasaskan musyawarah mufakat dengan memprioritaskan kepentingan seluruh masyarakat atau warga Negara seperti yang tercantum pada kelima sila Pancasila

5. Demokrasi Presidensial, Di bawah sistem demokrasi presidensial, presiden dipilih secara langsung dan tidak langsung oleh warga negara.Presiden dan cabang eksekutif pemerintah kemudian tidak bertanggung jawab kepada legislatif, tetapi, tidak dapat membubarkan legislatif secara sepenuhnya. Dalam demokrasi presidensial, kepala negara adalah kepala pemerintahan. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Argentina, dan Sudan telah menggunakan jenis demokrasi ini.

C. Prinsip-Prinsip Demokrasi

  1. Negara berdasarkan pada konstitusi
  2. Sistem keadilan tidak memihak dan bebas
  3. Terjadi pergantian pemerintahan
  4. Adanya kebebasan berpendapat dan berserikat
  5. Kebebasan Pers
  6. Jaminan HAM
  7. Semua rakyat memiliki kedudukan yang sama di mata hukum

 

Penutup

Jadi, antara masyarakat dan demokrasi saling berkesinambungan. Masyarakat sebagai kumpulan manusia-manusia kadang antar sesama menuai pertikaian dan banyaknya masalah yang terjadi diantara mereka. Maka masyarakat harus ditekan dan diatur dengan adanya sistem demokrasi, sistem demokrasi di Negara Indonesia tercinta ini adalah sistem demokrasi pancasila. Namun menurut saya sistem demokrasi di Indonesia belum terlaksana dengan baik. Maka saya harap Negara Indonesia yang kucinta ini dapat melaksanakan sistem demokrasi dengan maksimal supaya tercapainya tujuan daripada sistem demokrasi pancasila tersebut. 

Nama : Zanadine Aufa Widison

Kelas : E4

NIM   : B95219136


Sumber :

1.      1. https://www.smkgiki1.sch.id/read/18/pentingnya-kehidupan-demokrasi-dalam-masyarakat

2.      2. https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/5738

3.      3. http://iptek.its.ac.id/index.php/jsh/article/view/653

4.      4. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/downloadSuppFile/6025/923&ved=2ahUKEwi6sKHk7Y3zAhWB7nMBHeBVAUYQFnoECDYQAQ&usg=AOvVaw2eFaSy-V7B2VC68ioD66OD

5.      5. https://www.google.com/amp/s/www.gramedia.com/literasi/demokrasi/amp/

6.      6. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://media.neliti.com/media/publications/140373-ID-konsepsi-dan-implementasi-demokrasi-panc.pdf&ved=2ahUKEwinuKXS743zAhWiIbcAHepMCjEQFnoECBIQAQ&usg=AOvVaw1CXmApxW5wiAi0bCKU54UB

7.      7. https://www.gramedia.com/literasi/demokrasi/

8.      8. https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/negara-demokrasi

 

 

 

 

 

Comments